Light Red Pointer

Repeat... Sleep, Eat, Love, Peace, Code, Pray Until... Die.

Monday, 22 June 2015

Metode Greedy, Divide & Conquer (Algoritma Pemrograman 2C)

Nama  =  Fitri Ayu Anggraini

NPM =  54414313

Kelas  =  1IA24

 

Penyelesaian Soal & Penjelasan

1. Metode Greedy


Metode ini digunakan untuk memperoleh solusi yang optimal dari suatu masalah yang mempunyai 2 indikator yaitu : adanya fungsi tujuan & pembatas (Constrain). Untuk menyeselesaikan suatu permasalahan dengan input data yg terdiri dari beberapa fungsi pembatas & 1 fungsi tujuan yg diselesaikan dengan memilih beberapa solusi yg mungkin (feasible solution/feasible sets), yaitu bila telah memenuhi fungsi tujuan/obyektif.
 

Contoh kasus : Tersedia uang senilai Rp 1.000, Rp 5.000 dan Rp. 10.000, seseorang hendak memecahkan uang sebesar Rp 18.000. Solusi yang diperoleh bisa didaptkan dengan berbagai cara, contohnya beberapa cara seperti dibawah ini :
  • 1.000 x 18 = 18.000                                                [18 lembar]
  • ( 5.000 x 2 ) + ( 1.000 x 8 ) = 18.000                      [10 lembar]
  • ( 5.000 x 3 ) + ( 1.000 x 3 ) = 18.000                      [ 6 lembar]
  • ( 10.000 ) + ( 1.000 x 8 ) = 18.000                          [ 9 lembar]
  • ( 10.000 ) + 5.000 + ( 1.000 x 3 ) = 18.000             [ 5 lembar]
Pada setiap langkah, pilih lembaran dengan nilai sebesar mungkin dari himpunan lembaran yang tersisa dengan syarat tidak melebihi nilai uang yang ingin ditukarkan agar lembaran yang ditukarkan menjadi sedikit. Maka solusi optimal dari kasus penukaran uang lembaran di atas adalah 5 lembar.

2. Divide & Conquer

Divide and Conquer merupakan algoritma yang berprinsip memecah-mecah permasalahan yang terlalu besar menjadi beberapa bagian kecil sehingga lebih mudah untuk diselesaikan. Langkah-langkah umum algoritma Divide and Conquer :
  • Divide : Membagi masalah menjadi beberapa upa-masalah yang memiliki kemiripan dengan masalah semula namun berukuran lebih kecil ( idealnya berukuran hampir sama ).
  • Conquer : Memecahkan ( menyelesaikan ) masing-masing upa-masalah ( secara rekursif ).
  • Combine : Menggabungkan solusi masing-masing upa-masalah sehingga membentuk solusi masalah semula.

Strategi Divide dan Conquer memecah masalah menjadi submasalah-submasalah independen yang lebih kecil sehingga solusi submasalah-submasalah dapat diperoleh secara mudah, solusi submasalah-submasalah digabung menjadi solusi seluruh masalah. 

Contoh : Diberikan tabel APC yang sudah berisi 8 nilai dengan tipe data integer. Carilah nilai minimum dan nilai maksimum sekaligus di dalam tabel tersebut.




Ukuran tabel hasil pembagian/dibagi (DIVIDE) dapat dibuat cukup kecil sehingga mencari minimum dan maksimum dapat diselesaikan (SOLVE) secara lebih mudah.

Dalam hal ini, ukuran kecil yang dipilih adalah 1 elemen atau 2 elemen dari setiap bagian. (CONQUER)

Lalu, setelah mendapat hasil dari setiap bagian dikombinasikan (COMBINE) antara bagian satu dan dua. Maka akan diperoleh hasil dari minimal dan maksimalnya.

 

Source : http://bloggdimas.blogspot.com , http://gunadarma.academia.edu/NiaMoraa http://suhandono.staff.gunadarma.ac.id

Friday, 12 June 2015

Rasa Resah yang Timbul & Bagaimana Mengatasinya

Hallo semuaaaa, long time no post hehe. Seperti biasa, saya disini akan memposting tugas softskill dan mungkin untuk tugas ini sekalian curhat kali yaa haha. Kali ini postingan yang akan saya tulis adalah apa yang membuat diri anda resah & bagaimana cara anda mengatasinya. Hmm oke, banyak yang membuat diri saya sendiri resah, karena saya merupakan tipe orang yang kepikiran dengan hal-hal kecil atau hal-hal sepele. Seperti lupa menaruh kunci motor atau dompet ataupun hp dapat membuat diri saya sendiri resah. Tapi mungkin itu hanya keresahan kecil sesaat yang nantinya akan terselesaikan dan akan terulangi kembali hahaa dasar teledor dan pelupa!-__- Ada beberapa keresahan pernah saya alami dan sampai kepikiran bahkan tidak bisa tidur.

1. A Bad Dream Which Comes True
       Kejadian ini menimpa saya sewaktu kelas 10. Dulu saya pernah bermimpi tentang teman saya, Rizki dan ibunya, kejadian dimulai saat saya memasuki suatu rumah besar dan kosong. Lalu saat memasuki rumah tsb saya melihat bahwa ibunya menangis dalam kegelapan lalu teman saya muncul, saya agak lupa jalan cerita mimpi itu seperti apa. Beberapa bulan setelah mimpi itu, teman saya mengalami hal/sesuatu yang buruk yang menimpa dirinya. Teman saya bisa dikatakan anak indigo, dia dapat melihat sesuatu yang tidak semua orang bisa lihat dan hal-hal lain. Kemudian saya ceritakan tentang mimpi itu, yang saya ingat Rizki langsung kaget mendengar mimpi yang saya alami. Dia mengatakan bahwa mimpi itu ada kaitannya dengan kejadian yang dialaminya. Percaya atau tidak, saya kuat tidak tidur semalaman sampai malam berikutnya lagi karena mimpi itu. Timbul seperti rasa, "Duh kok mimpinya jadi ada sangkut pautnya seperti ini" dan "Aduh saya jadi merasa agak bersalah". Tapi teman saya yang lain mengatakan, mungkin itu hanya petunjuk/pertanda yang diberikan oleh Allah ke saya. Yang saya lakukan hanya bisa berdoa kepada Allah semoga tidak terjadi hal buruk terjadi dan teman saya beserta keluarganya selalu dilindungi oleh-Nya. Begitu juga dengan semua orang yang kenal, semoga Allah selalu melindungi kalian semua dan dijauhkan oleh hal-hal jahat/yang tidak diinginkan, Amin.

2. Kehilangan Barang!! :(
        Betapa bodohnya saya, betapa teledornya saya. Astaga, kapan sifat ini bisa hilang dari diri sayaaaa. Hanya itu yang saya ucap berulang-ulang dalam hati saat sadar bahwa tempat pensil saya tidak ada dalam tas. Tempat pensil itu hilang saat saya selesai UTS Fisika & Kimia Dasar 1 di J143, saya tidak akan pernah melupakan ituuu. Apasih lebay banget tempat pensil doang juga, ntar beli lagi kan bisa, yaelah tempat pensil kan murah sih lebay deh, dll pasti kalian akan berpikir seperti itu. Tapi bagi saya tidakkkk! Tempat pensil itu isinya flashdisk 8gb, modem flexi unlimited dan alat-alat tulis saya yang super lengkap!!!! Saya panik seketika saat dirumah dan tanpa berpikir panjang lagi langsung balik ke kampus tidak perduli saat itu sedang hujan! Berharap masih bisa menemukannya. Tapi apa dayaaaa, saya yang ditemani Nova (dia masih di area sekitar kampus bersama teman-teman saya yang lain) sudah bertanya-tanya mulai dari ruang OB di lantai satu, koordinator ruang kelas, sekdos dan ke kelasnya lagi tapi hasilnya nihil. Sampai situ saya belum berhenti berharap... Haha seperti lagu saja :D Saya mengecek, siapa kelas yang menempati ruang tsb setelah kelas saya, akhirnya saya menemukan ada nama teman anak psikologi yang menempati ruang kelas tsb. Lalu langsung  jsaya hubungi teman saya itu dan menanyakan apakah melihat tempat pensil saya atau tidak, dan......... TIDAK ADA :"( Saya hanya bisa pasrah saat itu, perasaan campur aduk. Hanya tempat pensil saja bisa hilang, ceroboh memang. Keesokan harinya saya masih bertanya pada koordinator ruangan lantai 3 apakah ada orang yang menemukan tempat pensil saya atau tidak, ternyata tidak juga. Ya sudahlah lah, mungkin ini memang pelajaran bagi saya agar lebih teliti lagi sebelum pulang. Mengecek semua barang-barang. Semoga yang menemukan tempat pensil dapat menikmati isi-isi dari tempat pensil saya dengan cara yang tidak dibenarkan oleh agama huhu :”)

3. Tidak dapat mengusai materi
      Menjadi mahasiswa memang berat tanggung jawabnya, tidak seperti dulu menjadi seorang siswa SMA/SMP yang benar-benar diperhatikan oleh gurunya. Jika dosen hanya memberi materi seadanya dan kita memahami sendiri, guru akan memberikan dan menjelaskan secara gamblang kepada muridnya. Terkadang materi yang dijelaskan dari dosen sulit untuk dimengerti & dipahami. Apalagi dengan waktu perkuliahan yang sedikit dan kurang intesif. Keadaan tersebut membuat saya resah, kenapa? Apa yang akan saya kerjakan nanti saat ujian berlangsung? Apa yang akan saya jawab? Solusi yang dapat saya kerjakan paling tidak adalah harus pintar-pintar membagi waktu belajar, lebih fokus mendalami materi dengan autodidak dan berdiskusi dengan teman yang lain.

4. Berselisih dengan teman/sahabat
      Terkadang banyak kata-kata candaan yang mungkin bisa sakit hati. Tetapi yang paling membuat saya resah adalah ketika seorang teman yang tiba-tiba diam atau menjauh tanpa memberi alasan yang jelas. Jujur ini sering saya alami dari sd sampai sekarang. Kalau ada yang salah yaa tinggal bilang kalau gak suka. Mungkin saya memang salah tolong diberitahu saja. Yang saya lakukan yaa meminta maaf jika memang saya melakukan kesalahan, karena dalam Islam juga tidak diperbolehkan jika bertengkar lebih dari 3hari, jangankan 3 hari, satu hari saja rasanya tidak enak jika diam-diaman. Dulu sewaktu mengalami kejadian seperti ini ketika smp, saya dan teman menangis & berpelukan ketika meminta maaf. Duh memang lega rasanya jika masalah/perselisihan sudah selesai.

Itu beberapa keresahan yang pernah saya alami, haduh semoga tidak terulangi kembali yaa. Doakan saya agar sifat-sifat buruk tersebut hilang, setidaknya menguranginya lah hehehe. Sekian terimakasih :)

Friday, 8 May 2015

TANGGUNG JAWAB TERHADAP NEGARA & TIMBAL BALIK YANG DITERIMA







 Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
   Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau  perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai wujudan kesadaran akan kewajibannya. Manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang bertang­gung jawab.Disebut demikian karena manusia, selain merupa­kan makhluk individual dan makhluk sosial, juga merupakan makhluk Tuhan. Manusia memiliki tuntutan yang besar untuk bertanggung jawab mengingat ia mementaskan sejumlah peranan dalam konteks sosial, individual ataupun teologis. Tanggung jawab juga adalah ciri manusia beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannyaitu, dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  Tanggung jawab juga berkaitan dengan kewajiban. Kewa­jiban adalah sesuatu yang dibebankan terhadap seseorang. Kewajiban merupakan bandingan terhadap hak dan dapat juga tidak mengacu kepada hak. Maka tanggung jawab dalam hal ini adalah tanggung jawab terhadap kewajibannya.

Berikut contoh sederhana kewajiban sebagai warga negara :
  • Wajib membela negara
  • Wajib membayar pajak dan retribusi
  • Wajib memberikan masukan dan kritikan terhadap jalannya pemerintahan
  • Melahirkan kerukunan dalam umat beragama.
  • Wajib ikut  serta dalam pembangunan negara
  • Memelihara nilai-nilai budaya dan adat istiadat.
  • Wajib mentaati peraturan dan hukum yang berlaku .

Feedback / Timbal Balik yang sudah dirasakan :
  • Dapat merasakan fasilitas & prasarana yang telah disediakan oleh negara seperti transportasi umum, jalan, dll.
  • Mendapatkan subsidi-subsidi dari negara.
  • Bebas dalam memilih keyakinan/agama
  • Dapat ikut serta dalam menyuarakan pilihan pada pemilihan umum
  • Dapat merasakan hasil sumber daya yang didapat
  • Mendapatkan pelayanan masyarakat yang cukup

Meskipun mungkin saya belum sempurna dalam menjalankan kewajiban sebagai warga negara yang baik, saya akan berusaha menjalani dan menaati kewajiban yang ada. Dan semoga saja feedback yang diberikan oleh negara bisa lebih dari yang diinginkan oleh warga negaranya.

Source :  
herujulianto89.wordpress.com
lifestyle.kompasiana.com
3.bp.blogspot.com  

© Fiyu Ang , AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena